Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Diposting oleh
skyline_
komentar (0)
sudah lama tidak posting karena disibukan
dengan mencari kesibukan(he he :))
InsyaAlloh untuk kedepannya ingin coba dirutinkan
supaya bisa melatih kemampuan menulis...
banyak hal yang mesti kita syukuri dengan apa yang telah kita dapat hari ini
kemarin dalam perjalanan pulang dari Antapani menuju kampus sy bertanya
ke teman tentang bagaimana cara bersyukur versinya, kurang lebih seperti ini,
" bang, bagaimana cara kamu bersyukur dengnn apa yang udah kamu dapat?"
" ya gini, dengan menjalani kehidupan se-enjoy mungkin tanpa mengeluh, jalani aja semuanya dan ngga berfikiran terlalu dramtis. Semua pasti ada solusinya, ya okelah stu duakali sy kadang ngeluh tapi jangan jadikan itu kambing hitam kita atas ketidak puasan. kalau pikiran udah ngajak ke negatif thinking zone, sy selalu berfikir lets Back to the green zone, bahagia itu gak usah nunggu sampai kita punya rumah bagus, mobil bagus, atau istri bagus(baca cantik) tapi kebahagiaan itu bisa kita temukan kapan saja dan dimana saja kalau fikiran kita bahagaia, jadi bersykur itu ya bahagia dengan keadaan kita yg sedang kita jalani..."
" That's great..."
kurang lebih itulah versi bersyukur menurut salah satu orang di bumi ini yang telah diberikan banyak nikmat,
"Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur (ingkar) sesungguhnya siksa-Ku amat pedih."(Ibrahim :7).
dengan mencari kesibukan(he he :))
InsyaAlloh untuk kedepannya ingin coba dirutinkan
supaya bisa melatih kemampuan menulis...
banyak hal yang mesti kita syukuri dengan apa yang telah kita dapat hari ini
kemarin dalam perjalanan pulang dari Antapani menuju kampus sy bertanya
ke teman tentang bagaimana cara bersyukur versinya, kurang lebih seperti ini,
" bang, bagaimana cara kamu bersyukur dengnn apa yang udah kamu dapat?"
" ya gini, dengan menjalani kehidupan se-enjoy mungkin tanpa mengeluh, jalani aja semuanya dan ngga berfikiran terlalu dramtis. Semua pasti ada solusinya, ya okelah stu duakali sy kadang ngeluh tapi jangan jadikan itu kambing hitam kita atas ketidak puasan. kalau pikiran udah ngajak ke negatif thinking zone, sy selalu berfikir lets Back to the green zone, bahagia itu gak usah nunggu sampai kita punya rumah bagus, mobil bagus, atau istri bagus(baca cantik) tapi kebahagiaan itu bisa kita temukan kapan saja dan dimana saja kalau fikiran kita bahagaia, jadi bersykur itu ya bahagia dengan keadaan kita yg sedang kita jalani..."
" That's great..."
kurang lebih itulah versi bersyukur menurut salah satu orang di bumi ini yang telah diberikan banyak nikmat,
"Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur (ingkar) sesungguhnya siksa-Ku amat pedih."(Ibrahim :7).
Label:
hikmah
Diposting oleh
skyline_
komentar (0)
Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.
Label:
hikmah
Diposting oleh
skyline_
komentar (0)
Mendengar 1
Mendengar itu cinta, mendengar itu memberi, mendengar itu berkorban, mendengar itu memperhatikan, mendengar itu butuh waktu,
mendengar itu butuh keberanian, mendengar itu pusat ilmu,
mendengar itu belajar ikhlas, mendengar itu belajar sabar,
mendengar itu belajar ridlo, mendengar itu belajar santun,
mendengar itu berserah, mendengar itu melakukan bukan teori,
mendengar itu amaliyyah bukan dakwah,
mendengar itu tindakan bukan kata-kata,
mendengar itu sunyi,hening, kosong,bulat, auum, ahaa...!
Mendengarlah, maka kau bersamaNya
http://www.litefmjakarta.com/words.php?kategori=lite_upyourheart&id=2587
Label:
hikmah
Diposting oleh
skyline_
komentar (0)
Hari kemarin saya berkeliling Bandung untuk mengantar keponakan searching buku buat persiapan UAS dan SNMPTN. Saya kuliah di kampus yang lumayan terpencil dari pusat kota sehingga batas kendaraan umum yang mencapai kesana hanya sampai jam 8 malam. karena banyak buku yang dibeli kami baru selesai sekiatar jam 7 malam dan harus nganter dulu ke terminal bus karena keponakan saya harus langsung pulang ke Purwakarta. jam 7.45 saya masih di Leuwi Panjang dan perjalanan menuju Gegerkalong(tempat transit angkot terakhir) lebih kurang hampir 1 jam. Di jalan saya sms rekan-rekan yang berada di asrama barangkali ada yang bisa jemput dari Gegerkalong menuju kampus yang jaraknya lumayan jauh, 1,5 km. Ternyata teman yang saya hubungi sedang di luar, teman yang sedang di asrama pun belum bisa bawa motor, ya sudah lah. Lalu kawan tadi bertanya " kalo gitu pulangnya mau gimana? "." I.Alloh kang petolongan Alloh itu dekat," balas saya. tadinya saya hanya sms biasa aja, sekedar tidak membuat khawatir teman di asrama. dan benar ketika sampai di Gegerkalong angkot yang menuju kampus memang ngga ada, tapi masih ada angkot jurusan lain yang tujuannya lumayan dekat ke kampus (biasanya kalau lewat jam 9 udah nggak ada angkot). Mungkin ini pertolongan Alloh gumam saya dalam hati. saya langsung naik, menunggu, nunggu, dan lama menunggu...penumpang yang tadinya lumayan penuh berguguran satu-persatu karena angkot yang terlalu lama ngetem. ah kayanya lebih baik jalan kaki, saya turun dari angkot. tak berapa lama berjalan " wan mau kemana? bareng yu??". ia langsung membukakan pintu mobil belakannya. Alhamdulillah...itu Zenith dan keluargannya, teman sekelas saya satu jurusan. saya di antar sampai Ciwaruga. Ini bukan akhir perjalanan karena saya harus jalan lagi (tapi lumayan dekat) ke asrama. dan kau tau, kejadian itu berulang. tak lama saya berjalan dari belakang lampu sorot sepeda motor mendekat " darimana wan? hayu bareng". Subhanalloh walhamdulillah....itu kang Rizki, masih anak asrama tapi beda tingkat. saya pun sampai di asrama dengan hati semakin yakin.....pertolongan Alloh itu dekat,
Label:
hikmah
Diposting oleh
skyline_
komentar (0)
Awali dengan gagasan atau pikiran.
Tanamlah gagasan,
petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan,
petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan,
petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.
Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan,
kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak,
dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib.
Jadi nasib kita,?
kita sendirilah yang menentukan.
Nasib kita ada di tangan kita.
Tanamlah gagasan,
petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan,
petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan,
petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.
Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan,
kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak,
dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib.
Jadi nasib kita,?
kita sendirilah yang menentukan.
Nasib kita ada di tangan kita.
Label:
hikmah
